
-
Last Updated: 06.12.2023

Gambar di atas merupakan alur distribusi ikan hias di Jepang dari pemasok luar negeri dan lokal sampai ke tangan konsumen.
Ikan hias hasil impor maupun hasil budidaya ikan domestik di Jepang dijual ke pada wholesalers/importers. Lalu dari wholesalers/importers di jual lagi kepada regional wholesalers atau lansung kepada tempat- tempat pertunjukan Aquarium ikan hias. Dari regional wholesalers diteruskan kepada ⑴ specialty stores, (ii) department stores, (iii) pet shops, dan (iv) mass merchandisers, discount stores, dan toko ritel lainnya. Selanjutnya dari 4 macam ritel tersebut dijual langsung kepada konsumen, sedangkan khusus untuk Specialty stores selain menjual kepada konsumen namun turut mendistribusikan ikan hias kepada Industry Trade Shows.
0301.10.010 carp dan gold-fish Jepang masih mengenakan tarif bea masuk sebesar 1,20% dalam kerangka Indonesia-Japan EPA dan ASEAN-Japan CEP (data Japan Customs 1 Agustus 2011). Hal ini disebabkan jenis ikan hias pada HS tersebut (sejenis ikan mas, koi, mas koki) berasal dari Jepang dan banyak dibudidayakan masyarakat setempat. Sedangkan jenis ikan hias lainnya sudah dibebaskan tarifnya.
Untuk meningkatkan pangsa pasar dan penetrasi pasar serta mendapatkan keuntungan yang lebih besar, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kegiatan promosi dan pemasaran produknya secara lebih efisien dan agresif langsung ke Jepang.
Eksportir ikan hias Indonesia diharapkan dapat menjual langsung produknya tanpa melalui negara perantara seperti Singapura. Singapura memiliki kelebihan karena mampu memadukan industri hulu dan hilir ikan hias. Pelaku usaha ikan hias juga mendapat dukungan infrastruktur dan sarana penerbangan yang lengkap sehingga memudahkan kegiatan ekspor. Singapura mendapat keuntungan dengan menjual ikan hias Indonesia. Singapura menjadi makin dikenal oleh para pembeli luar negeri.
Eksportir ikan hias Indonesia mengalami kendala jika memasarkan langsung produknya ke luar negeri karena ongkos angkut lewat maskapai penerbangan domestik lebih mahal dibandingkan maskapai penerbangan Singapura. Dia memberi contoh, biaya angkut Singapura Airlines US$ 3,1 per kilogram sedangkan Garuda Indonesia US$ 3,5 per kilogram. (sumber: Indonesia Finance Today).
Features
Silakan Login untuk memasang iklan jual-beli.
Jual-beli
Aquarium Fish Tank Water ...
No Warranty
USB Desktop Aquarium
No Warranty
Jual aquarium / akuarium ...
Jual aquarium / akuarium merk fishland seperti ...
Air Bubble Stone Aerator ...
No Warranty
canister EHEIM Pro3 600L
Halo agan" saya mau jual canister EHEIM Pro3 600L ...
BolehDeals Aquarium LED ...
No Warranty
Berita terbaru
- 1 Profil Proyek Ikan Hias Maluku
- 2 Sekilas Kiprah Cupang Hias di Eropa
- 3 Aquatic Show 2003
- 4 Aquatic Show Serie II
- 5 Kontes Cupang Hias Nasional INBS Award II
- 6 The 3rd ZNA Jakarta Koi Show 2003
- 7 Bandung Louhan Explosure Exhibition and Competition 2003
- 8 Kontes ikan hias nasional IV, November 2002 Gajah Mada Plaza - Jakarta
Event
Aquabex 2015: Bekasi ...
Bagi anda yang berdomisili di sekitar kota ...
Le salon ExpoZoo
Le salon ExpoZoo
KONTES IKAN SILUK ...
KONTES IKAN SILUK (AROWANA) DAN PAMERAN IKAN ...
EXPO SALONS - ANIMAL EXPO
EXPO SALONS - ANIMAL EXPO
Community
Follow Klubikan.com
Who's Online
We have 16 guests and no members online
Comments
Very helpful info specifically the remaining part :) I maintain such information much.
I was looking for this certain info for a very long time.
Thanks and best of luck.
My weblog; Singapore Toto: https://singaporejackpot.com
RSS feed for comments to this post