Matamata merupakan salah satu jenis kura-kura, boleh dikatakan kura-kura ini merupakan kura-kura paling unik di muka bumi. Matamata mempunyai penampilan menyerupai daun. Oleh karena itu dengan sekali tatap kura-kura ini tidak akan mudah dilupakan oleh orang yang pernah melihatnya.

 

Matamata (Chelus fimbriatus) pertama kali di catat secara ilmiah pada tahun 1741 oleh Barrere. Kemudian nama resmi Chelus fimbriatus digunakan pada tahun 1934 oleh Mertens dan Muller. Matamata termasuk kedalam family chelidae pada suborder Pleurodira. Matamata sendiri berasal dari bahasa Indian setempat yang artinya “ I Kill “(inggris:sayabunuh ), tidak jelas mengapa kura¬kura ini disebut demikian. Matamata merupakan bagian dari keluarga kura-kura berleher ular (Chelyidae), yaitu jenis kura-kura yang tidak bisa menarik seluruh lehernya kedalam tempurungnya, melainkan dilipat kesisi.

Matamata berasal dari daerah utara amerika selatan, termasuk sungai Orinoco dan sungai amazon. Matamata merupakan salah satu kura-kura yang 'full aquatic' yaitu hampir selama hidupnya tidak pernah keluar dari air, kecuali untuk bertelur. Kura-kura ini juga tidak pernah tercatat keluar dari air untuk berjemur seperti reptil lainnya. Satu hal lain, kura-kura ini bukan perenang yang baik, dan untuk bergerak biasanya mereka berjalan di dasar, sehingga umumnya mereka ditemukan di perairan dangkal. Untuk bernafas, matamata menggunakan lehernya yang panjang sampai ke permukaan. Kura-kura ini memiliki semacam belalai pada ujung moncongnya untuk membantunya bernafas (kurang lebih sama seperti yang ada pada kura-kura Taiwan/ bulus, tapi tidak terlalu mirip dengan moncong kura-kura kepala babi). Bila tingkat kedalaman air terlalu dalam bagi kura-kura ini maka ada kemungkinan kura-kura ini akan mati tenggelam.

Penampilan yang paling berkesan setelah melihat kura-kura ini terletak pada bagian kepala dan leher. Matamata memiliki leher yang panjang, hampir sama panjangnya dengan panjang karapasnya (tempurungnya). Kepala matamata berbentuk segitiga bila dilihat dari atas, tapi bila diperhatikan lebih lanjut, kesan bentuk segitiga tersebut sebenarnya berasal dari kulit tambahan di kedua sisi kepalanya. Di pinggir-pinggir lehernya juga terdapat kulit tambahan yang berumbai-rumbai dengan moncong yang menyerupai belalai.

Warna karapasnya adalah coklat muda seperti daun kering, dan warna abdomennya ( Bagian perut) seringkali merah muda, sama seperti warna leher bagian bawah. Setelah lebih besar, warna coklat muda akan menjadi coklat tua, sementara warna tubuh bagian bawah akan memudar. Bila dilihat dari samping, maka tempurung kura-kura ini akan nampak lebih pipih bila dibandingkan dengan tempurung kura-kura lainnya. Dengan semua karakteristik diatas, sepintas, matamata akan nampak seperti daun mati yang tenggelam didasar sungai. Melalui kamuflase yang sempurna seperti itu, ditambah dengan adanya alga-alga yang tumbuh pada tempurungnya, maka kura-kura ini tidak akan mudah dilihat bila berada di habitat aslinya.

Kura-kura ini terbilang tidak aktif, mereka lebih banyak diam daripada bergerak kesana-kemari seperti kura-kura lainnya. Memang keunikannya terletak pada penampilannya, bukan darisifatnya, bila dibandingkan dengan kura-kura brazil yang terkesan lebih 'ceria'. Sifat pendiam ini juga terlihat dari caranya berburu mangsa. Matamata lebih banyak diam tidak bergerak dan menunggu mangsanya mendekat, lalu dengan tiba-tiba menyergapnya dengan mulutnya yang lebar. Matamata sebenarnya menyedot ikan mangsanya dengan daya vacuum. Setelah air dan kotoran lainnya dikeluarkan, matamata baru menelan mangsanya. Dalam pemeliharaannya, tidak disarankan menggunakan pasir yang terlalu kecil butirannya karena ada kemungkinan akan tertelan dan akan mengganggu kesehatan kura¬kura ini.

Matamata merupakan monotypic, yaitu merupakan satu-satunya jenis dalam keluarganya. Walaupun demikian, terdapat dua phase warna matamata. Matamata yang berasal dari sungai Amazon lebih berwarna coklat gelap, sementara yang berasal dari Sungai Orinoco cenderung berwarna coklat muda. Penulis sendiri memiliki matamata yang merupakan Orinoco phase, seperti tampak dalam foto.

Pemeliharaan kura-kura ini termasuk cukup rumit bila dibandingkan dengan pemeliharaan jenis kura-kura lainnya. Satu hal yang sangat penting diperhatikan adalah kura-kura ini Sangat memerlukan kondisi air yang baik, dan memiliki pH rendah. Banyak literatur yang menyebutkan bahwa seringkali hobiis kehilangan kura¬kura ini karena kondisi pH yang tidak sesuai. Untuk memelihara matamata kondisi pH haruslah rendah, berkisar antara 5.0-6.5. Filter sebenarnya merupakan opsional, tapi mengingat kita harus tetap mempertahankan kondisi pH tetap rendah, sedangkan bila kita terus mengganti air kotor belum tentu pH akan tetap stabil, maka itusebaiknya filter harus ada.

Kedalaman air yang paling dalam adalah maksimal sepanjang karapas kura-kura, akan tetapi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kura-kura. Bila memelihara matamata yang masih kecil, sebaiknya kedalaman air dangkal saja agar tidak menyulitkan kura-kura ini bila hendak mengambil nafas.Suhu harus berkisar antara 26c C -28°C

Makanan kura¬kura ini adalah ikan (Piscivorous). Walaupun demikian, penulis pernah menyaksikan matamata milik rekan penulis mau menerima anak kodok. Banyak terdapat kontroversi mengenai makanan matamata. Disebutkan matamata mau menerima berbagai jenis makanan, dari ikan, crustacean, sampai anak burung yang jatuh ke air, sementara literatur lain menyebutkan bahwa matamata hanya mau memangsa ikan, dibuktikan dengan hasil evolusi bentuk tubuhnya yang mirip dengan daun mati sebagai kamuflase sehingga ikan tidak akan curiga dan berenang mendekat. Akan tetapi, bila mengambil kesimpulan dari dua pendapat tersebut, kelihatannya di habitat aslinya, terkadang matamata memang mau memakan mangsa lain selain ikan, seperti anak burung atau hewan kecil lain yang kebetulan jatuh ke air di dekat kura¬kura tersebut berada, karena kura¬kura ini merupakan opportunistic feeder.

Satu hal penting dalam pemberian pakan untuk matamata ini adalahjangan memberi makan ikan yang berduri tajam. Seperti diuraikan diatas bawah cara makan kura-kura ini adalah dengan menyedot mangsanya, sedangkan lehernya terbilang tipis, oleh karena itu duri ikan yang tajam akan dapat melukai kerongkongan kura-kura tersebut. Pemberian ikan mas juga menimbulkan kontroversi lain. Dikatakan bahwa jenis ikan mas akan menegakkan sirip punggungnya bila ada bahaya dan akan melukai kerongkongan matamata. Pemberian ikan mas saja juga dinilai kurang 'bervitamin' karena kura-kura ini hanya mau menerima pakan ikan saja, tidak seperti jenis kura-kura lain yang mau menerima pakan kering yang kadar nutrisinya lebih lengkap. Akan tetapi Matamata milik penulis hidup dengan sehat dengan pemeliharaan standar, dengan pakan antara ikan mas dan guppy.

Sayang sekali jenis kura-kura ini sangat jarang muncul di pasaran, dan masih sulit dipijahkan di kaptifitas. Hal tersebut seringkali dikarenakan lebih banyak pemelihara hanya memelihara kura-kura ini 1 ekor saja, sehingga kopulasi dalam kurungan jarang tercatat.

 

Kesimpulannya, Matamata adalah salah satu hewan yang mengagumkan. Bila anda mengaku sebagai kolektor kura-kura, maka koleksi anda belumlah lengkap tanpa adanya kura-kura ini. (L3X)

Add comment


Security code
Refresh

Features

Kura-kura Moncong Babi

Hewan air yang satu ini ...

Bandung Louhan Explosure ...

Ibarat teknologi yang terus ...

Cardinal Tetra

Latar belakang Cardinal ...

Aquabex 2015: Bekasi Fish Go ...

Bagi anda yang berdomisili di ...

Ikan Badut

Cantik, lucu, dan ...

Silakan Login untuk memasang iklan jual-beli.

Jual-beli

Jual aquarium / akuarium ...

Jual aquarium / akuarium merk fishland seperti ...

BolehDeals Aquarium LED ...

No Warranty

USB Desktop Aquarium

No Warranty

Ultra-quiet Mini DC12V ...

No Warranty

Aquarium Fish Tank Water ...

No Warranty

canister EHEIM Pro3 600L

Halo agan" saya mau jual canister EHEIM Pro3 600L ...

Event

KONTES IKAN SILUK ...

KONTES IKAN SILUK (AROWANA) DAN PAMERAN IKAN ...

Aquabex 2015: Bekasi ...

Bagi anda yang berdomisili di sekitar kota ...

EXPO SALONS - ANIMAL EXPO

EXPO SALONS - ANIMAL EXPO

Le salon ExpoZoo

Le salon ExpoZoo

Community

Most read news

Tentunya akan ...
Filter samping dewasa ...
Resep pakan ikan yang ...
Latar belakang ...
Sektor kelautan dan ...
Pada edisi sebelumnya ...
Filter akuarium tidak ...
Rasanya agak sulit ...
Pada artikel kami di ...

Who's Online

We have 8 guests and no members online

This site stats

Website ini masih dalam tahap pengembangan. Kami mohon kritik dan saran Anda untuk perbaikan layanan. Saran dan Komentar.

Live chat

Live chat

To help us serve you better, please provide some information before we begin your chat.